Pemkab Kotim Cari Penyebab Harga Minyakita Masih Tinggi

SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan memanggil Perum Bulog dan sejumlah distributor untuk membahas masih tingginya harga Minyakita di pasaran, meski stok dipastikan tersedia.

Kepala DKUKMPP Kotim, Muslih, mengatakan hasil sidak bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menunjukkan persoalan utama diduga berada pada distribusi, bukan produksi.

“Kami melihat masalahnya lebih kepada distribusi. Karena itu Bulog dan distributor akan kami undang untuk mencari solusi bersama,” katanya, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, distribusi Minyakita ke mitra penyalur diduga belum merata sehingga berpengaruh terhadap harga di lapangan. Pemkab juga akan meminta penjelasan terkait berkurangnya jatah pasokan yang diterima sejumlah mitra.

Meski harga masih tinggi di beberapa lokasi, Muslih memastikan Minyakita tidak mengalami kelangkaan di Kotim.

“Stok tersedia, tidak langka. Yang perlu dibenahi adalah distribusinya agar harga kembali sesuai HET,” tegasnya.

Pemkab juga masih menelusuri kemungkinan adanya pelanggaran distribusi maupun praktik penimbunan. Jika ditemukan pelanggaran, tindakan tegas akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku. (f1/sb)

Redaksi

Media Berita Seputar Borneo

Berita Populer

SQL Error: Unknown column 'hits' in 'ORDER BY'